- suami hendaknya menyadari bahwa istri adalah ujian dalam menjalankan agama ( Q.S. at-Taubah ( 9 ) : 24
قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيْرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اِقْتَرَفْتُمُوْهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كََسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَجِهَادٍ فِى سَبِيْلِهِ فَتَرَبَّصُوْا حَتَّى يَأْتِيَ اللهُ بِأَمْرِهِ وَاللهُ لاَ يَهْدِى الْقَوْمَ الْفَاسِقِيْنَ
katakanlah : jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-sadara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Alloh dan Rosul-Nya, dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Alloh mendatangkan keputusan-Nya, dan Alloh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
- Seorang Istri Bisa Menjadi Musuh Bagi Suami Dalam Mentaati Alloh dan Rasul-Nya
( Q.S. at-Taghobun ( 64 ) : 14
- Seorang Istri Bisa Menjadi Musuh Bagi Suami Dalam Mentaati Alloh dan Rasul-Nya
( Q.S. at-Taghobun ( 64 ) : 14
يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْآ إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلاَدِكُمْ عَدُوًّا لَّكُمْ فَاحْذَرُوْهُمْ وَإِنْ تَعْفُوْا وَتَصْفَحُوْا وَتَغْفِرُوْا فَإِنَّ اللهَ غُفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
- Hendaknya Berdo'a Kepada Alloh Meminta Isteri yang Sholehah ( Q.S. al-Furqon ( 25 ) : 74 )
- Hendaknya Berdo'a Kepada Alloh Meminta Isteri yang Sholehah ( Q.S. al-Furqon ( 25 ) : 74 )
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا
Dan orang-orang yang berkata : "Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati ( kami ), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa.
- Diantara Kewajiban Suami Terhadap Istri adalah : Membayar Mahar, Memberi Nafkah
( makan, pakaian, tempat tinggal ) , Menggaulinya dengan baik , Berlaku adil jika beristri lebih dari satu ( Al- Ghazali )
- Jika Istri Bebuat Nusyuz, Maka Dianjurkan Melakukan Tindakan Berikut ini Secara Berurutan (a) Memberi Nasehat (b) Pisah Kamar (c) Memukul dengan pukulan yang tidak menyakitkan
( Q.S. an-Nisa ( 4 ) : 34 )
( makan, pakaian, tempat tinggal ) , Menggaulinya dengan baik , Berlaku adil jika beristri lebih dari satu ( Al- Ghazali )
- Jika Istri Bebuat Nusyuz, Maka Dianjurkan Melakukan Tindakan Berikut ini Secara Berurutan (a) Memberi Nasehat (b) Pisah Kamar (c) Memukul dengan pukulan yang tidak menyakitkan
( Q.S. an-Nisa ( 4 ) : 34 )
الرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ اللهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَآ أَنْفَقُوْا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللهُ وَالَّتِى تَخَافُوْنَ نُشُوْزَهُنَّ فَعِظُوْهُنَّ وَاهْجُرُوْهُنَّ فِى الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوْهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلاَ تَبْغُوْا عَلَيْهِنَّ سَبِيْلاً إِنَّ اللهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيْرًا
kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Alloh telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka, sebab itu maka wanita yang sholehah ialah yang taat kepada Alloh lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara mereka, wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka, dan pisahkan mereka dari tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. sesungguhnya Alloh Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar