
صَاحِبُ الْمَنَاقِبِ وَقَدْ نَظَّمَ بَعْضَهَا بَعْضُهُمْ مِنْ بَحْرِ الْمُحِيْطِ بِقَوْلِهِ
لَمْ يَحْتَلِمْ قَطْ طَهَ مُطْلَقًا أَبَدًا *** وَمَا تَثَاءَبَ أَصْلاً فِى مَدَى الزَّمَنِ
مِنْهُ الدَّوَابُّ لَمْ تَهْرُبْ وَمَا وَقَعَتْ *** ذُبَابَةٌ أَبَدًا فِى جِسْمِهِ الْحَسَنِ
بِخَلْفِهِ كَأَمَامٍ رُؤْيَةٌ ثَبَتَتْ *** وَلاَ يُرَى أَثَرُ بَوْلٍ مِنْهُ فِى عَلَنِ
وَقَلْبُهُ لَمْ يَنَمْ وَالْعَيْنُ قَدْ نَعَسَتْ *** وَ لاَ يَرَى ظِلَّهُ فِى الشَّمْسِ ذُوْ فِطَنِ
كَتِفَاهُ قَدْ عَلَتَا قَوْمًا إِذَا جَلَسُوْا *** عِنْدَ الْوِلاَدَةِ صِفْ يَا ذَا بِمُخْتَنَنِ
هَذِهِ الْخَصَائِصُ فَاحْفَظْهَا تَكُنْ أَمِنًا *** مِنْ شَرِّ نَارٍ وَسَرَاقٍ وَمِنْ مِحَنٍ
مراقى العبودية ، الشيخ محمد نووى الجاوى ، ص. 3
Pemilik sifat-sifat (mulia) yang telah sebagian ulama menyusun sebagian sifat Nabi Shallalahu 'alaihi wa aalihi wa sallam dari kitab Bahrul Muhiit dengan lafaz :
Nabi tidak pernah bermimpi secara mutlak selamanya *** dan Nabi tidak pernah menguap walau sekali sepanjang masa
Binatang tidak pernah lari menghindar dari Nabi *** dan lalat pun tidak pernah hinggap pada badan Nabi yang suci
Terlihat belakang Nabi seperti depannya *** dan tidak pernah terlihat pada tempat yang cerah bekas kencing Nabi
Hati Nabi tidak pernah tidur walaupun matanya mengantuk *** dan pada pandangan mata orang yang cerdas tidak melihat bayangan Nabi (pada sorotan sinar) matahari
Jika (pada suatu perkumpulan) kaum sedang duduk maka pundak Nabi paling tinggi (diantara mereka) *** ketika Nabi lahir sifatkanlah (katakanlah) wahai Nabi yang sudah dikhitan sejak lahir
Demikianlah keistimewaan-keistimewaan sifat Nabi Shallalahu 'alaihi wa aalihi wa sallam maka hafalkanlah niscaya kamu akan aman *** dari pada keburukan api (neraka) , kejahatan pencuri, dan dari cobaan / bala.
Nabi tidak pernah bermimpi secara mutlak selamanya *** dan Nabi tidak pernah menguap walau sekali sepanjang masa
Binatang tidak pernah lari menghindar dari Nabi *** dan lalat pun tidak pernah hinggap pada badan Nabi yang suci
Terlihat belakang Nabi seperti depannya *** dan tidak pernah terlihat pada tempat yang cerah bekas kencing Nabi
Hati Nabi tidak pernah tidur walaupun matanya mengantuk *** dan pada pandangan mata orang yang cerdas tidak melihat bayangan Nabi (pada sorotan sinar) matahari
Jika (pada suatu perkumpulan) kaum sedang duduk maka pundak Nabi paling tinggi (diantara mereka) *** ketika Nabi lahir sifatkanlah (katakanlah) wahai Nabi yang sudah dikhitan sejak lahir
Demikianlah keistimewaan-keistimewaan sifat Nabi Shallalahu 'alaihi wa aalihi wa sallam maka hafalkanlah niscaya kamu akan aman *** dari pada keburukan api (neraka) , kejahatan pencuri, dan dari cobaan / bala.