وأن تصوموا خير لكم إن كنتم تعلمون ... شهر رمضان الذي أنزل فيه القرآن هدى للناس وبينات من الهدى والفرقان فمن شهد منكم الشهر فليصمه
Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 184 menyebutkan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui . Rosulullah menjelaskan tentang fadilah puasa dengan sabdanya " berpuasalah kamu nicaya kamu akan sehat. subhanallah sabda Nabi yang diucapkan 15 abad yang lalu dibuktikan dengan ilmu kedokteran modern ternyata sangat sesuai. ini mengindikasikan kevalidan sifat Nabi yaitu Shidiq. berikut dipaparkan argumentasi ilmiyah mengapa kita berpuasa.
1. Mengurangi jumlah dan frekwensi makan menyebabkan liver lebih aktif dan leluasa melakukan pembersihan atau pembuangan racun (detoksifikasi) dari dalam tubuh
2. Dengan berkurangnya racun dalam tubuh akan meningkatkan sirkulasi oksigen dan nutrisi ke seluruh sel dan jaringan tubuh sehingga sel bisa memperbaiki diri dan meningkatkan fungsinya secara optimal
3. Secara fisik, puasa mengistirahatkan organ-organ yang berkaitan dengan pencernaan termasuk lambung, usus, pankreas, empedu & liver
4. Liver adalah organ pencernaan yang aktifitas metaboliknya paling tinggi. Selain berfungsi sebagai gudang penyimpanan dan
distributor zat-zat makanan yang diperlukan sel-sel tubuh kita,
liver juga mengendalikan keluar masuknya racun pada tubuh kita
5. Secara bertahap dengan berkurangnya kalori saat berpuasa, liver akan mengubah glikogen (cadangan energi dari karbohidrat yang disimpan oleh hati) menjadi glukosa dan energi
6. Dengan berkurangnya jumlah glikogen karena puasa, maka tubuh akan menggunakan protein dalam otot sebagai penghasil glukosa dan energi dengan cara mengubah protein menjadi asam-asam amino lebih dulu. Asam lemak digunakan paling akhir setelah energi dari
protein mulai menipis. Seperti protein, lemak juga diubah dulu menjadi keton sebelum menjadi energi yang dapat digunakan otak.
Proses ini disebut ketosi
7. Pada puasa, ketosis merupakan adaptasi tubuh untuk mencegah kekurangan protein akibat pembakaran. Pembentukan keton baru dimulai pada hari ketiga, sehingga sebagian orang merasakan pusing
8. Untuk melakukan penghematan energi, tubuh secara reflek mempertahankan diri dengan melakukan pengurangan beban, yaitu mulai melakukan pengurasan zat-zat bersifat racun bahkan yang sudah jauh merasuk ke dalam sel-sel tubuh yang paling dalam, dan juga ampas-ampas metabolisme seperti timbunan lemak, sel-sel aus, jaringan yang rusak, tumor dan berbagai bentuk jaringan abnormal lainnya dengan mengaktifkan organ0organ pembuangan. Proses ini disebut otolisasi, dan biasanya mulai terjadi pada hari ketiga juga. Dalam proses ini tubuh juga akan men-stimulasi dan mempercepat pertumbuhan sel-sel baru, pada saat protein yang diperlukan disintesa ulang (recycle) dari sel-sel yang sudah aus. Dengan demikian kadar protein dalam darah tetap konstan dan
normal selama puasa.
9. Racun-racun dan ampas metabolisme yang tidak bisa direcycle dibuang oleh
organ-organ pembuangan. Dalam proses ini, beberapa gejala pengeluaran racun dapat terlihat seperti warna urine yang lebih keruh, pengeluaran mukus atau lendir melalui hidung (ingus), tenggorokan (riak) dan berlanjut melalui usus besar.
10.Dengan berkurangnya racun dalam tubuh akan meningkatkan sirkulasi oksigen dan nutrisi ke seluruh sel danjaringan tubuh sehingga sel bisa memperbaiki diri dan meningkatkan fungsinya secara optimal
Terima
kasih ya
Allah, Kau perintahkan
puasa pada
kami, yang merupakan obat
paling mujarab, penyembuh
dalam tubuh
kita sendiri.
Sebagaimana
firmanMu dalam
surat Al
Baqarah :
184
“…..berpuasa
itu baik
bagimu seandainya
kamu tahu……”
Marhaban
ya Ramadhan……
Semoga
ridho
Allah selalu menyertai
langkah kita
untuk mensucikan
diri lahir
dan batin.
Selamat
menjalankan ibadah
puasa, mohon
maaf atas
segala kesalahan,